Saturday, December 26, 2015

CONTOH PI (PENDAHULUAN)

BAB. I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Tidak semua informasi boleh diakses oleh setiap orang. Informasi merupakan sesuatu yang sangat berharga apabila informasi tersebut menyangkut tentang aspek-aspek keputusan bisnis, keamanan, ataupun kepentingan umum. Informasi yang terbatas pengaksesanya perlu dijaga keaslian, ketersediaan dan kerahasianya pada saat informasi tersebut akan dikirim kepihak yang berhak. Terdapat berbagai jenis teknik pengamanan informasi diantaranya dengan teknik “Steganografi”.

Steganografi berasalah dari bahasa Yunani yaitu steganos yang artinya “terselubung atau tersembunyi” dan graphein yang artinya “menulis” sehingga steganografi artinya adalah “menulis (tulisan) terselubung”. Teknik steganografi sudah dipakai lebih dari 2500 tahun. Steganografi adalah ilmu dan seni menyembunyikan (embedded) informasi dengan cara menyisipkan pesan di dalam pesan lain. Tujuan dari steganografi adalah merahasiakan atau menyembunyikan keberadaan dari sebuah pesan tersembunyi atau sebuah informasi. Disamping itu steganografi juga dapat digunakan untuk melakukan autentikasi terhadap suatu hasil karya sebagaimana pemanfaatan watermarking.

Steganografi terbagi menjadi beberapa zaman, yaitu ancient, renaissance, dan modern.
1. Ancient steganografi
Ancient steganografi telah dikenal sejak zaman Herodotus (485-582 SM).  Kemudian Pliny the Elder dengan invisible ink –nya.
2. Renaissance steganografi Renaissance
steganografi dimulai sejak tahun 1518 oleh Johannes Trithemius yang menemukan cipher steganografi pada setiap huruf yang merepresentasikan sebuah kata. Tokoh lainnya yaitu Giovanni Battista Porta (1535-1615) yang menggunakan kulit telur sebagai cover object dan pesan yang ditulis dapat dibaca setelah kulit telur dilepaskan.
3. Modern steganografi Modern
steganografi oleh Simmons pada tahun 1983 di USA.

Beberapa contoh penggunaan steganografi pada masa lampau yaitu :
oPada tahun 480 sebelum masehi, seseorang berkebangsaan Yunani yaitu Demaratus mengirimkan pesan kepada polis Sparta yang berisi peringatan mengenai penyerangan Xerxes yang ditunda. Teknik yang digunakan adalah dengan menggunakan meja yang telah diukir kemudian diberi lapisan lilin untuk menutupi pesan tersebut, dengan begitu pesan dalam meja dapat disampaikan tanpa menimbulakn kecurigaan oleh para penjaga.
oPenggunaan tinta yang tidak terlihat pada pesan lainnya.

Untuk menyisipkan pesan yang akan dikirim digunakan beberapa tipe media. Tipe media ini nanti yang akan digunakan sebagai media pembawa pesan rahasia diantaranya file audio.

Berbeda dengan kriptografi, dimana karakter pesan diubah/diacak menjadi bentuk lain yang tidak bermakna, dalam steganografi pesannya itu sendiri tetap dipertahankan hanya dalam penyampaiannya dikaburkan/disembunyikan dengan berbagai cara. , maka dalam steganografi yang pertama kali harus dilakukan oleh seorang steganalis adalah menemukan stego objek terlebih dahulu, hal ini karena pesan yang dirahasiakan disembunyikan (tidak nampak) dalam medium lain (cover).

1.2 Tujuan Penelitian
Adapun tujuan memilih judul dan membuat karya ilmiah ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang teknik yang digunakan untuk melindungi informasi yang dirahasiakan dari orang yang tidak berhak selain kriptografi.

1.3 Metode Penelitian


Metode yang digunakan dalam menyelesaikan karya ilmiah ini yaitu dengan cara observasi dari berbagai macam sumber misalnya dari buku-buku dan internet.

Friday, October 30, 2015

DIKSI (PILIHAN KATA)

Diksi adalah pemilihan kata – kata yang sesuai dengan apa yang hendak kita ungkapkan. Diksi  atau Plilihan kata mencakup pengertian kata – kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata – kata yang tepat atau menggunakan ungkapan – ungkapan, dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam suatu situasi.

CONTOH KALIMAT DIKSI PADA IKLAN

1. Judul : Mitu Baby Tissue
               "Tissue Basah Bayi Ambil Mitu"
    kesimpulan : Pada iklan Tissue Bayi ini, produk menggunakan lantunan lagu dengan irama yang lucu, dan tepat untuk anak bayi. Pemilihan slogannya pun sangat simple dengan pegisi suara Ibu-ibu.

2. Judul : Biskuit Oreo 
 isi percakapan
               Teman Afika : "Afikaaaaaaaaaa"
               Afika : "Iyaaaaaa"
               Teman Afika : "Ada yang baru nih.."
               Afika : "Apaa?"
           Teman Afika : "Pakai ini dulu nih" , memakaikan syal, handuk dam topi musim dingin kepada Afika.
              Teman Afika : "Udah siap?"
              Afika : "Udah"
              Teman Afika : "Nanti dingin loh.. Nih dia Oreo Ice Cream rasa Orange"
              Afika : "Hah.. Jeruk!"

Narasi : Ini Oreo baru rasa Orange, rasakan dinginnya.
               
              Teman Afika & Afika : "Diputar, Dijilat, Dicelupin... Brrrrrr!"
            
              Hanya Oreo!

  kesimpulan : Bahasa yang digunakan pada iklan Oreo ini menggunakan bahasa keseharian, dan kata yang digunakan sangat simple dan bersahabat di telinga kita yang pastinya dipahami oleh anak-anak. Karena produk ini lebih ditujukan kepada anak kecil maka artis yang mengiklani produk ini anak kecil.


3. Judul : Garnier Fruit Energy
     Tasya : "Jerawat, minyak, kulit kusam bikin aku jadi gak pede"

   Narasi : Baru Garnier Pure Active Fruit Energy dengan ekstrak delima dan jeruk plus Vit C. Membersihkan secara menyeluruh, gak ada lagi jerawat, minyak, dan kusam.
   
     Tasya : "Kulit cerah bersinar jadi pede! GARNIER SAYANGI DIRIMU"

   kesimpulan: Produk ini ditujukan kepada remaja perempuan, bahasa yang digunakan jg bahasa yg sering anak remaja gunakan, tidak kaku.


4. Judul : Lactamil Susu Ibu Hamil

    A: "Menjadi calon Ibu aku harus selangkah didepan, termasuk mempersiapkan masa depannya kelak. Lactamil bantu memenuhi nutrisi kehamilanku"

     Narasi : Lactamil dengan formula ADIK+ tinggi nutrisi dan lebih rendah gula.
   
     A : "Minum Lactamil setiap hari, bekalku untuk tumbuh kembang si kecil di masa depan"

     kesimpulan: Produk ini ditujukan untuk Ibu hamil atau berkategori orang dewasa, bahasa yang digunakan pada iklan ini lebih baku, atau sopan. Tidak seperti iklan roduk untuk anak kecil dan remaja yang menggunakan kata sehari-hari atau tidak baku,


5. Judul : Prudential PruLink Edu Protection

     Seorang ayah : "Jangan nyerah Dinda, apapun yang Dinda inginkan kejar. Ayah akan selalu ada buat kamu walaupun Ayah gak bisa lagi nemenin kamu"

   Narasi : Lindungi keceriaannya hari ini, dan pendidikannya hari nanti dengan PruLink Edu Protection

   kesimpulan: Iklan asuransi ini ditunjukan untuk orang tua atau orang dewasa. Bahasa yang digunakan pada narasi pun bahasa baku dan bermakna.



Monday, October 12, 2015

TANDA BACA

Ragam Tanda Baca , Fungsi Dan Contohnya
1. Tanda titik (.)
Fungsi dan pemakaian tanda titik:
  • Untuk mengakhiri sebuah kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan,
  • Diletakan pada akhir sinkatan gelar, jabatan, pangkat dan sapaan,
  • Pada singkatan kata atau ungkapan yang sudah sangat umum,
Contoh :
  • Menggunakan tanda baca dengan benar agar tidak terjadi kesalah pahaman.
  • Dr. Adit senang mengobati orang sakit.
  • Kutipan menarik itu diambil dari hlm 5 dan 8. 

2. Tanda Koma (,)
Fungsi dan pemakaian tanda koma antara lain:
  • Memisahkan unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilang,
  • Memisahkan anak kalimat dari induk kalimat apabila anak kalimat tersebut mendahului induk kalimat,
  • Memisahkan petikan langsung dari bagian lain dakam kalimat, dll.
Contoh :
  • Studio tersebut tersedia berupa gitar, drum dan bass.
  • Apabila keliru memilih bidang spesialisasi, usaha tidak dapat melaju. 
  • “Jangan buang sampah sembarangan,” kata Rudi.
3. Tanda Seru (!)
Fungsi dan pemakaian tanda seru :
  • Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan berupa seruan atau perintah atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.
Contoh :
  • Jangan letakan benda itu di depan saya !
4. Tanda Titik Koma (;)
Fungsi dan pemakaian titik koma adalah:
  • Memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis atau setara
  • Memisahkan kalimat yang setara didalam satu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.
  Contoh :
  • Hari makin sore; kami belum selesai juga. 
  • Desi sibuk bernyanyi; ibu sibuk bekerja di dapur; adik bermain bola. 
5. Tanda Titik Dua (:)
Tanda Titik Dua digunakan dalam hal-hal sebagai berikut
  • Pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
  • Pada kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian
  • Dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan
Contoh :
  • Fakultas Ekonomi UPN Jogja memiliki tiga jurusan: Akuntansi, Managemen, dan Ilmu Ekonomi. 
  • Project By: Alland Project
Penulis: Indra Lesmana
Editor: Wicak 
  • “Jangan datang terlambat.”    
 Budi: “Siap, Pak.” 

6. Tanda Hubung (-)
Tanda hubung dipakai dalam hal-hal seperti berikut:
  • Menyambung unsur-unsur kata ulang
  • Merangkai unsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing—-
Contoh :
  • Anak-anak kelaparan di negara Afrika adalah akibat globalisasi. 
  • di- packing 
7. Tanda Elipsis (…)
Tanda elipsis dipergunakan untuk menyatakan hal-hal seperti berikut
  • Mengambarkan kalimat yang terputus-putus
  • Menunjukan bahwa satu petikan ada bagian yang dihilangkan
Contoh :
  • “PLAK ….. ALHAMDULLLIILAHH ……” kuda itu berjalan dengan cepat, sampai-sampai orang itu tidak bisa mengendalikanya, di depan terlihatlah jurang yang sangat dalam. 
8. Tanda Tanya (?)
  • Tanda tanya selalunya dipakai pada setiap akhir kalimat tanya.
  • Tanda tanya yang dipakai dan diletakan didalam tanda kurung menyatakan bahwa kalimat yang dimaksud disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
Contoh :
  • Siapa Presiden Indonesia saat ini? 
9. Tanda Kurung ( )
Tanda kurung dipakai dalam ha-hal berikut
  • Mengapit tambahan keterangan atau penjelasan
  • Mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian pokok pembicaraan
  • Mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan
Contoh :
  • Jumlah barang yang diminta pada berbagai tingkat harga disebut demand (permintaan). 
10. Tanda Kurung Siku ( [..] )
Tanda kurung siku digunakan untuk:
  • Mengapit huruf, kata atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada akhir kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain
  • Mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung
Contoh :
  • Persamaan akuntansi ini (perbedaannya ada di Bab 1 [lihat halaman 38-40]) perlu dipelajari disini. 
11. Tanda Petik (“…”)
Fungsi tanda petik adalah:
  • Mengapit petikan lagsung yang berasal dari pembicaraan, naskah atau bahan tertulis lain
  • Mengapit judul syair, karangan, bab buku apabila dipakai dalam kalimat
  • Mengapit istilah kalimat yang kurang dikenal
Contoh :
  • Pasal 36 UUD 1945 berbunyi, “Bahasa negara adalah Bahasa Indonesia.” 
12. Tanda Petik Tunggal (‘..’)
Tanda Petik tunggal mempunyai fungsi :
  • Mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain
  • Mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing
Contoh :
  • “Dia bilang padaku ‘jangan kau ganggu dia’, seketika itu aku ingin mengingatkannya kembali.” Ujar Andi.  
13. Tanda Garis Miring (/)
  • Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat
  • Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per atau nomor alamat
Contoh :
  • Modem itu memiliki kecepatan sampai 7,2 Mb / s. 
14. Tanda Penyingkat (Apostrof) (‘)
  • Tanda Apostrof menunjukan penghilangan bagian kata.
Contoh :
  • Budi bertugas sebagai pembaca pembukaan UUD ‘45. 

https://bebery.wordpress.com/2013/10/03/tanda-baca-fungsi-dan-contoh/